7 Tarian Bali yang Sering Dipentaskan Untuk Turis

0
599
Tarian Bali

Bali sudah sangat terkenal sebagai salah satu tujuan wisata di Indonesia yang sangat kaya akan keindahan alam termasuk juga dengan budayanya. Oleh karena itu, hal yang paling dinanti oleh para wisatawan baik itu lokal maupun internasional yang datang ke Bali, salah satunya adalah tarian khas dari Pulau yang memiliki julukan Pulau Seribu Pura ini. Apa saja tarian Bali yang bisa buat para wisatawan penasaran dan terhipnotis?

Macam-Macam Tarian Bali

Tari Trunajaya

Trunajaya
Image Via seringjalan.com

Teruna merupakan asal dari kata Trunajaya yang memiliki arti pemuda. Tarian ini diciptakan dari hasil kreasi Pan Wandres bersama dengan Gde Manik.

Tari Trunajaya menceritakan tentang seorang laki-laki yang sedang memikat wanita. Walau demikian, seiring dengan perkembangan zaman, tari Trunajaya tidak hanya dibawakan oleh laki-laki. Perempuan pun mampu ikut serta membawakannya, bahkan oleh 2 orang sekaligus.

Tari Kecak

via pegipegi.com

Tari kecak merupakan salah satu tarian bali yang sangat terkenal dan menjadi pertunjukan yang paling dicari oleh para wisatawan. Wayan Limbak dan Walter Spies yang merupakan seniman Jerman merupakan sosok dari pencipta Tarian ini pada tahun 1930.

Para penari akan duduk secara melingkar melingkar dan menyerukan ‘cak-cak’ secara berkelanjutan sambil mengangkat kedua tangannya. Hal ini menggambarkan tentara kera yang sedang membantu Rama saat melawan Rahwana di dalam kisah Ramayana.

Pementasan Tari Kecak bisa kamu saksikan sambil menikmati indahnya sunset di tebing Pantai Uluwatu

Tari Puspanjali

Tari Puspanjali
Tari Puspanjali

Tari puspanjali merupakan tarian yang ditujukan untuk sebuah penyambutan. Kata puspanjali berasal dari puspa yang berarti menghormati dan anjali yang memiliki arti bunga. Kurang lebih, makna dari tari puspanjali adalah menghormati tamu bagai sekuntum bunga.

Tarian ini ditampilkan oleh sekelompok wanita berjumlah 5 sampai 7 orang. Penari-penari ini menggambarkan sekelompok wanita yang senang dengan kedatangan para tamu yang singgah ke daerah mereka.

Tari Baris

via wikimedia.org

Tari Baris dibentuk dengan posisi penari yang berbaris sejajar. Tarian ini merupakan salah satu tarian ritual. Tapi untuk saat ini, tari baris lebih sering ditampilkan untuk tujuan hiburan.

Tari Baris ini menggambarkan bagaiman keberanian ksatria Bali yang sedang bertempur untuk membela Raja. Para penari akan menggerakkan badannya layaknya seorang pahlawan yang tengah berperang.

Tari Barong

via pegipegi.com

Tari Barong merupakan tarian yang berasal dari Bali yang memiliki kisah mitologis tentang gambaran binatang beruang yang mempunyai kekuatan magis dan dianggap dapat melindungi umat manusia.

Di dalam tarian ini, Barong dilambangkan sebagai sosok kebaikan di mana penari akan menggunakan kostum binatang berkaki empat dan Rangda melambangkan sosok keburukan yang menyeramkan dengan dua taring runcing mulutnya.

Tari Pendet

via indonesiakaya.com

Pada awalnya Tari Pendet merupakan tarian pemujaan yang banyak lakukan di pura di Bali. Tetapi seiring dengan perkembangan zaman, para seniman Bali mengubah Pendet menjadi sebuah tarian sebagi bentuk “ucapan selamat datang”, tetapi tetap mengandung unsur yang sakral dan religius. Tarian ini memiliki simbol sebagai bentuk penyambutan atas turunnya para dewa ke dunia.

Baca juga : Tempat Wisata di Kabupaten Buleleng

Tari Legong

via rimbakita.com

Selanjutnya adalah Tari Legong. Legong berasal dari ‘leg’ yang memiliki arti elastis dan ‘gong’ berarti sebagai gamelan. Sehingga tarian ini menggunakan instrumen gamelan sebagai iringan musiknya.

Tari legong dimainkan oleh 3 orang. Satu memiliki peran sebagai penari pendahulu dan 2 diantaranya berperan sebagai legong. Para penari akan mengenakan aksesoris berupa kipas yang lengkap dengan hiasan bunga kamboja di bagian kepala.

Itulah 7 dari sekian banyak jenis tari Bali yang bisa disaksikan oleh wisatawan saat berkunjung ke Bali. Kamu bisa menjadikan beberapa tarian di atas sebagai salah satu agenda saat berlibur ke Bali.